Mengenang Andres Escobar Yang Ditembak Mati Karena Gol Bunuh Diri

posted in: Internasional, Sepakbola | 0

Sejak adanya kasus penembakan mati salah satu pemain sepak bola dari timnas Kolombia pada tanggal 2 Juli 1994, agen bola dari negara tersebut hingga saat ini berhasil menarik perhatian dunia. Pertandingan antara kesebelasan tim Kolombia dengan AS menjadi tragedi yang sangatmengerikan, tak akan pernah dilupakan oleh semua orang. Tragedi tersebut hanya pernah terjadi satu kali sepanjang sejarah.

gol hantu geoff hurst, jerman barat vs inggris (1996)

 

Pemain Timnas Kolombia yang bernama Andres Escobar ditembak mati oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Setelah diselidki, penembakan tersebut disebabkan oleh gol bunuh diri Andres Escobar ketika melawan Timnas Amerika Serikat di ajang bergengsi Piala Dunia 1994. Escobar meninggalkan dunia setelah ditembak beberapa kali oleh suruhan kartel narkoba yang terkenal di Kolombia.

 

Kejadian Andres Escobar ditembak mati berlangsung di sebuah klub malam setelah 5 hari Kolombia kalah dari Amerika Serikat dalam babak penyisihan pertandingan Piala Dunia. Pihak polisi yang menyelidiki kasus tersebut meyakini bahwa motif pembunuhan tersebut adalah gol bunuh diri Andres Escobar ketika menghadapi AS di Pasadena.

 

Saksi mata yang menyaksikan kejadian Andres Escobar ditembak mati tersebut melihat 3 orang pria pada pukul 03.30 WIB di TKP sedang bertengkar. Saksi tersebut mendengar bahwa, ada suara pria yang menghina permainan sepak bola Escobar. Selanjutnya, Escobar berteriak untuk meminta tolong. Pria tak dikenal tersebut kemudian menarik pelatuk senjata api. Selanjutnya  mengarahkan senjatanya ke Escobar, lalu menembaknya sebanyak 12 kali dengan menggunakan pistol kaliber 38 mm.

 

Ketika menembakkan pelurunya, pelaku penembak Andres Escobar berteriak “thanks or the own-goal hijueputa!” jika dalam bahasa Indonesia, artinya adalah “terima kasih atas gol bunuh dirimu, anak pelacur”. Ketika melepaskan tembakannya ke arah Escobar, si pelaku juga menyerukan “gol gol gol” layaknya komentator yang ada di lapangan sepak bola.

 

Setelah menghabisi nyawa Escobar, pelaku penembak Andres Escobar melarikan diri menggunakan mobil pick up Toyota. 45 menit kemudian Escobar dinyatakan telah meninggal dunia akibat dari kehilangan banyak darah tembakan yang ia terima. Kurang lebih sebanyak 120 ribu warga Kolombia menghadiri pemakaman Escoba di Montesacro Cemeteri, Mendellin.

 

Tidak butuh waktu lama untuk polisi menyelidiki dan menangkap pelaku penembak Andres Ascobar. Polisi sudah berhasil menangkap seorang pria yang bernama Humberto Castro tepat di malam hari setelah kejadian berdarah tersebut.

 

Setelah diselidki lebih dalam, pelaku penembak Andres Escobar tersebut ternyata merupakan kaki tangan kartel narkoba di Kolombia. Motif dari pembunuhan tersebut adalah gol bunuh diri Andreas Ascoba ketika melawan AS. Sang pelaku diperintahkan oleh Santiago Gallon sebagai majikannya untuk membunuh nyawa Escobar untuk membalas kekalahannya dalam taruhan.

 

Santiago Gallon bertaruh bahwa timnas Kolombia akan menang, namun karena adanya gol bunuh diri Andres Escobar, AS menjadi menang dengan skor 1-2 untuk Kolombia dan AS. Hal tersebut membuat Santiago mengalami kekalahan yang sangat besar, sehingga memerintahkan anak buahnya membunuh Escobar sebagai penyebab kekalahan Kolombia.

 

Pengadilan sudah menjatuhkan hukuman untuk pelaku penembak Andres Escobar selama 43 tahun penjara. Namun setelah naik banding, hukumannya berhasil dikurangi sehingga hanya 26 tahun saja. Namun menurut informasi yang beredar, pada tahun 2005 tepat selama pelaku menjalani hukuman selama 11 tahun, Castro sudah dibebaskan oleh pihak kepolisian. Karena pihak pengadilan sudah menilai Castro selalu berkelakuan baik selama berada di tahanan.

 

Setelah 23 tahun lamanya peristiwa berdarah yang sangat tragis ini, masih diingat oleh warga Kolombia, khususnya untuk para suporter Atletico Nacional. Fans Timnas Kolombia dan para pendukunganya setiap tahun selalu memperingati tanggal kematiannya.

Comments are closed.